About

Selasa, 14 Februari 2017

Gus Is


Memiliki nama lengkap Isqowi Indaddin Masya. Dai muda kelahiran 4 agustus 1969 di Bawang , Batang Jawa Tengah ini  memulai karier dakwahnya bersama Tim  AMM ( Angkatan Muda Masjid & Musholla ). Tim inilah  yang membidani lahirnya TK Alqur’an pertama di Indonesia. Pada saat yang sama, dia aktif sebagai ketua HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) di lingku ngan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sebelas tahun di kota gudeg, anak pertama Alm.KHMastur Asya ( Penga suh Ponpes. Al-Ikhlash ) ini, tahun 1996  hijrah ke ibu kota dan bekerja sebagai tim instruktur/trainer PINBUK (Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil dan mene ngah) Jawa barat dengan jabatan terakhir sebagai wakil direktur PINBUK kota Tangerang. 


Sejak di jakarta aktif di berbagai organisasi , diantara nya menjadi pengurus DPP MDI (Dewan Pimpinan Pusat Majlis Dakwah Islamiyah) , fungsionaris DPP JATMI (Dewan Pimpinan Pusat Jam’iyah Ahli Thoriqoh Muktabaroh Indonesia), sekretaris DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia) kota Tangerang, sekretaris LDNU( Lembaga Dak wah Nahdlatul ulama ) kota tangerang, Ketua tanfidziyah NU Ranting Pasar Baru, Wakil tanfidziyah MWC NU Kecamatan Karawaci, sekretaris bidang  dakwah MUI kec. karawaci, ketua dewan mahasiswa PKU MUI ( Pendidikan kader ulama MUI ),  pengurus DKM Masjid Al-A’dzom (masjid dengan kubah tanpa tiang terbesar di dunia) kota Tangerang,  ketua FUI PASKOGREN ( Fo rum Ummat Islam Pasar baru, koang dan grendeng ), Sekjen IMABA ( Ikatan Masyarakat Batang di Jakarta), membantu Ustadz Yusuf mansyur di  wisata hati sebagai tim inti kemudian mendirikan  PT Lentera Ummat Mandiri.
Dakwah lewat media mulai di rintis tahun 1997 dengan mengisi taushiyah di beberapa radio, me ngirim artikel ke agamaan di me dia cetak dan sejak tahun 2004 mengisi program Cahaya Taqwa dan Mutiara Hikmah di CTV (Cahaya TV Banten).  Setelah dua tahun,  akhirnya dipercaya seba gai koordinator da’i CTV  Banten ( Cahaya TV banten ). Sejak tahun 2006 melirik dunia  sinetron bergenre religie di beberapa TV swasta, diantaranya sinetron 7 hari menuju taubat di LATIVIDisela-sela kesibukannya mengajar di STIKIP Kusuma Negara, ustadz yang pernah menjadi wakil direktur ponpes. Al-mubarrok ini menyempatkan diri sebagai “ dokter spiritual “ di Rumah sakit umum kabupaten Tangerang sekaligus rutin memberikan bimbingan rohanidi Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Kota Tangerang.  
Setelah pindah ke kota Tangerang selatan , kegemarannya berorganisasi tetap berlanjut. Tercatat sebagai Ketua DKM Masjid Al- Kahfi Pondok Benda, Ketua DMI ( Dewan Masjid Indonesia ) Pondok Benda, Ketua PD IPIM ( Ikatan Persaudaraan Imam Masjid ) Kota Tangerang selatan, Sekretaris bidang Organisasi dan pembinaan Anggota ORDA ICMI Kota Tangerang selatan dan Sekretaris ORSAT ICMI kecamatan Pamulang.
     Selain fokus sebagai public speaker, writer and trainer , mantan jurnalis Berita Nusantara ini,   sekarang lebih menikmati hidupnya sebagai guru ngaji kampung dan menerima undangan taushiyah sekaligus training spiritual. Dakwah dari masjid ke masjid hingga ke berbagai negara. Pengalaman Rihlah dan Dakwahnya sampai ke Hongkong, Malaysia, Singapura, Macau, Philipina dan Tiongkok.



Dai Hilman Fauzi

Dai Hilman Fauzi nama lengkapnya. Saat ini ia dikenal sebagai seorang muballigh muda berkarakter dengan penyampaian dakwah yang khas & berbeda. Strategi dakwah dengan pendekatan Mengaji & Mengkaji yang dihadirkan secara santun, ringan dan segar menjadi kekuatan yang bisa membuat pesan dakwahnya dapat diterima oleh berbagai kalangan.
Selain itu, saat ini ia juga dikenal sebagai seorang Trainer dan Motivator pada bidang Spiritual Values Improvement (SVI), yaitu bidang training dan motivasi untuk bisa memberikan pengaruh positif kepada sebuah perusahaan (Corporate) dalam meningkatkan kinerja organisasinya melalui optimalisasi & impelementasi nilai-nilai spiritual.

Dai Hilman Fauzi adalah seorang Dai Muda dengan kisah masa kecil yang penuh dengan inspirasi dan motivasi. Apabila melihat latar belakang hidupnya, sejak kecil ia dibesarkan dalam kondisi yatim piatu (Ayahnya wafat ketika di usia SMP ; Ibunya wafat ketika dia lulus SMA). Setelah itu ia hidup di tengah tengah kondisi keluarga dengan ekonomi yang sangat sederhana dan ditempa melalui proses hidup yang begitu keras juga memprihatinkan. Namun tekadnya yang begitu kuat untuk menjadi pribadi yang sukses kemudian membuat dirinya berani untuk mencari uang sendiri dengan melakukan pekerjaan kasar apapun dan kemudian tinggal dari masjid ke masjid.

Seiring berjalannya waktu ia merasa beruntung bisa diberikan anugerah hidup di masa kecil tumbuh di tengah lingkungan yang religius. Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di Pondok Pesantren Darul Arqam dengan predikat sebagai santri teladan. Pada saat di Pesantren Ia pernah terpilih menjadi delegasi Indonesia untuk program Exchange Student ke USA (Barnstable High School of Massachusetts USA) dan Jepang (Atsugi Senior High School of Kanagawa Japan) dari AFS Foundation.


Setelah selesai masa pendidikan di Pesantren dan kegiatan pertukaran pelajarnya, Ia sempat mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tingginya pada Sharia Faculty di Tripolly University – Libya, namun pendidikannya tidak sampai selesai karena permintaan sang ibunda tercinta atas konflik di negara tersebut. Pada akhirnya gelar Sarjana dan Masternya diperoleh dari Tazkia University College of Islamic Economics (kampus Ekonomi Islam pertama di Indonesia) dengan predikat summa cumlaude dan mendapatkan perhargaan dari Dr. Muhammad Syafii Antonio Sebagai The Overall Best Graduated (Wisudawan Terbaik). Di Tahun 2015 dirinya terpilih sebagai salah satu penerima Beasiswa Khazanah untuk melanjuntukan pendidikan Master yang kedua sekaligus gelar Doktornya di Negeri jiran Malaysia pada Bidang Islamic Economics & Finance. Di usianya yang masih muda, dirinya dikenal sebagai pribadi yang memiliki potensi di bidang public speaking khususnya dalam metode syiar atau dakwahnya. Hal ini dibuktikan dengan beberapa prestasi dan penghargaan pada tingkat Nasional maupun Internasional. Antara lain Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Tingkat Nasional di Jakarta Tahun 2005, Juara 1 Pidato Bahasa Arab Tingkat Nasional di UIN Bandung 2006, Delegasi MTQ Bidang Syarhil Quran Tahun 2011 dan Finalis Pemilihan Dai Muda di ANTV dan Indosiar. Selain itu diantara Prestasi terbarunya yang juga membanggakan adalah dirinya terpilih menjadi The Best Performance Trainer pada acara Trainer Bootcamp & Contest (TBnC) yang diadakan oleh Akademi Trainer dibawah bimbingan Jamil Azzaini. Dengan modal prestasi dan potensi itulah maka saat ini dirinya seringkali aktif mengisi acara keagamaan & inspirasi islam di berbagai media televisi, antara lain: di Indosiar, ANTV, Jak TV, TV One dan Trans 7. 

Kekuatan dan kemampuannya dalam menyampaikan hikmah kandungan (insight) Al-Quran secara ringan, segar dan santai membuat Ia dipilih untuk menjadi host narasumber pada program Mengaji & Mengkaji di Khazanah Transvision. Selain mengisi acara di berbagai media, saat ini kesibukannya makin aktif di berbagai kegiatan inspirasi, motivasi dan training di berbagai instansi (perusahaan) dan tempat yang bersifat publik baik dalam skala nasional yang meliputi berbagai kota di beberapa propinsi bahkan di kancah Internasional seperti Taiwan, Turki, Jepang, Amerika dan Kanada. Diantara materi-materi kajian, tausyiah dan training yang sering disampaikan meliputi tema-tema tentang Personal Development, Spiritual Values for Improvement, Youth, Parenting, Islamic Economics & Business (secara khusus bicara seputar Rezeki) dan tema-tema lainnya yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi untuk pengembangan hidup yang lebih baik. Karir Profesionalnya cukup bisa dijadikan pelajaran oleh anak muda. Setelah lulus kuliah dirinya menjadi Asisten Pribadi Dr Muhammad Syafii Antonio dalam pengembangan Tazkia Idara Markazia (Perusahaan Holding dari Tazkia Group). Setelah itu Ia mendapatkan kesempatan untuk bergabung di Bank Muamalat Indonesia melalui program Muamalat Officer Development Program (MODP) Financing. Setelah dalam kurun waktu 4 tahun berkarir di dunia perbankan, kemudian Ia memilih untuk berhenti dan fokus pada pengembangam dirinya menjadi seorang Lecturer, Entrepreneur dan Public Speaker. Saat ini selain bersyiar & berdakwah dengan mengisi berbagai kegiatan inspirasi, motivasi dan training, saat ini Ia juga diamanahi menjadi Dosen di Tazkia University, Dewan Asatidz di Masjid Azzikra & Masjid Andalusia Sentul, Brand Ambassador Kemeja Koko Multifungsi “MICKOT”, Icon Sahabat Quran Indonesia, Pembimbing Haji & Umrah di beberapa Travel, dan amanah terbaru nya sebagai Associate Trainer di Akademi Trainer. Beberapa karyanya telah dibuat dalam beberapa tulisan antara lain Tulisan Karya Ilmiahnya tentang Ekonomi, bisnis dan keuangan syariah bersama Dr Muhammad Syafii Antonio telah banyak dimuat di beberapa Jurnal Nasional dan Internasional, tulisan artikelnya pun bisa dibaca di beberapa media massa (yang rutin di Republika). Selain itu benerapa idenya pun telah dibuat dalam beberapa buku antara lain yang berjudul “MUHAMMAD saw MUDA”. Dalam waktu dekat dirinya akan kembali launching buku terbaru yang berjudul „TERNYATA SYURGA ITU DEKAT, „SELESAIKAN MASALAHMU KE BAITULLAH, dan „JANGAN KHAWATIRKAN REZEKIMU!

Kang Nanang



Biasa dipanggil Kang Nanang MS, adalah Sorgawy Character Builder, Life Excellent Motivator, Personal Empowerment Trainer yang berfokus pada Mindsetting, Heart Power, Management, Leadership, Team Building, Instruktur & Fasilitator Outbound Experiential Learning, serta penulis 7 buku serial manajemen Sorgawi. Kang Nanang MS juga menggagas Konsep Training Motivasi Spiritual membangun Karakter dengan visi Sorgawy dengan brand terbarunya “KANTORKU SURGAKU
Selain menjadi owner & managing director PT. Gerai Cerdas Internasional dengan brand Bright Character, Founder & Owner “Surgawi Character& Management (SCM™) Learning Center, yang konsen pada pengembangan sumber daya insani berbasis “Kercerdasan Surgawi™” yang digagasnya, juga aktif sebagai Direktur Pendidikan Anti Korupsi pada lembaga Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) yang didirikan oleh Bapak Bibit Samad Rianto dan aktivis anti korupsi lainnya.
Membuat konsep training pengembangan diri dengan brand: HEART POWER™, yang sudah mendapatkan Hak Cipta dari Direktorat Merek – Direktorat  Jenderal Hak Kekayaan Intelektual  Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dengan Nomor Agenda: J00.2008.013156, Merek Heart Power dan Logo nomor: 013156 (Berita Resmi Merek Seri-A no. 115B/VII/A/2009 diterbitkan bulan Juli 2009).
Kang Nanang Sejak tahun 2007 aktif sebagai MLP Mentor. MLP (Maha Linguistic Programming) adalah terobosan dan konsep baru dalam dunia manajemen sebagai penyempurna dari konsep SLP (Science Linguistic Programming) dan NLP (Neuro Linguistic Programming), MLP merupakan buah gagasan dan ide orisinil dari GrandMaster Motivasi Reza M. Syarif yang akrab disapa Guz Reza (beliau Pemegang 2 Rekor Dunia Training Motivasi Terlama 24 Jam Non Stop (MURI 2006).
Tahun 2007 turut serta menggagas dan merancang program pengembangan moral etika pemuda Indonesia dan telah menjadi salah satu program unggulan dan telah menjadi model pengembanan dan pembinaan moral  etika pemuda Indonesia di Kemenpora RI yang kemudian dikembangkan menjadi Program Character Building.”  Dari tahun 2008 aktif sebagai Fasilitator Pelatihan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Membangun Zona Interitas menuju WBK dibeberapa kementerian, Lembaga Tinggi Negara & Pemda, diantaranya: di Departemen Pertanian, Kemenristek, Kemenhub, Kemenpan RB, Badan Standardisasi Nasional, dll.
Kang Nanang MS adalah seorang trainer, motivator & penulis muda berbakat yang enerjik dan dinamis dalam dunia pengembangan karakter dan Sumber Daya Manusia baik di dalam maupun diluar negeri. Telah berpengalaman lebih dari 17 tahun (1999 sampai sekarang) sebagai pembicara publik, di 34 propinsi di Indonesia dengan lebih dari 500.000 orang, lebih dari 20.000 jam dan lebih dari 600 institusi baik pemerintahan maupun swasta, nasional atau multinasional. Diantaranya; Perusahaan: PT. Fortune Star Global, PT. Trakindo, PT. Pasific Satelit Indonesia, PT. Jamsostek, PT. Indocement tbk, PT. Pertamina, PT. Chevron, PT. Ar’Noutt, PT. Astra Honda Motor, PT. Indonesia Power, PT. Krakatau Engeering, PT. Krakatau Bandar Samudera, PT. Surya Toto, PT. Fajar Lestari, dll. Kementerian diantaranya: Kementerian Sekretaris Negera, Sekretariat Kabinet Gabungan, Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, Ditjen Perbendaharaan, Anggaran), Kemenegpora, Kemeneg Polhukam, Kemenristek, Kemenpan RB, Departemen Pertanian, Badan Standadisasi Nasional, Departemen Perikanan & Kelautan, Pemda diantaranya: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Palembang, dll. Perbangkan diantaranya: Bank Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat, Bank Mandiri, dll. Hotel diantaranya: City Bank, Grand Hiyt & Hotel Indonesia, dll.  Bisnis Ritail: Sogo, Pondok Indah Mall, Plaza Karawaci, Carrefour, dll. Militer diantaranya: Sekolah Komando Angkatan Laut, dll. Asuransi diantaranya: Takaful, Prudential Assurance, Bintang Assurance, dll.
Sekarang selain aktif sebagai Character Builder, Trainer, Motivator, dan pembicara di dalam negeri dan di luar negeri, Kang Nanang juga pernah menjadi pemeran utama dalam Program Hikmah Ramadhan di SUN TV dan TV 3 di MNC Corp, konsen sebagai nara sumber pada kajian-kajian perkantoran dan diamanahkan menjadi pembina dari Pesantren Karyawan, juga menjadi nara sumber dalam beberapa program stasiun TV, Radio, beberapa majalah dan koran lokal maupun nasional.
Buah karyanya telah ditulis dalam 5 buku fenomenal serial manajamen Surgawi atau Manajemen bervisi akhirat, yaitu:
(1) Pribadiku Surgaku (Character Building dengan Visi Akhirat),
(2) Rumahku Surgaku (Culture Development dengan Visi Akhirat),
(3) Kantorku Surgaku (Corporate Empowerment dengan Visi Akhirat),
(4) Hidupku Surgaku (Community Enlightenment dengan Visi Akhirat),
(5) Motivasi Surgawi (The Principles of Highly Effective People)
(6) Manajemen Darul Akhirat
(7) Integritas Melawan Korupsi
(8) Pensiun Siapa Takut, Menyiapkan Pensiun yang Sejahtera, Bahagia & Berkah
(9) Service Sensation
(10) “BEST” Motivation
(11) START to be the STAR
(12) Personal Financial Infrastructure
(13) COMMENDORPHINE (Training Public Speaking & Effective Communication)
(14) Heart Power Therapy


Senin, 13 Februari 2017

4 hal yang utama

Keutamaan amal ibadah ditentukan oleh empat hal utama ini:
1. Misalnya, ibadah yang paling utama di bulan Ramadhan adalah qiyamullail. Berdasarkan sabda Rasulullah Saw:
"Siapa yang mengisi malam bulan Ramadhan dengan keimanan dan ibadah, niscaya baginya diampunkan dosa-dosanya yang telah lewat."(1)
Dan berderma, karena Rasulullah Saw: "beliau paling dermawan saat berada pada bulan Ramadhan".(2) Jika masuk sepuluh hari yang terakhir dari bulan Ramadhan, maka amal ibadah yang paling utama adalah beri'tikaf dan tidak keluar dari masjid. Dan jika masuk sepuluh hari pertama dari bulan Dzul Hijjah, maka amal ibadah yang paling utama adalah amal saleh dan berlomba untuk berjihad, berdasarkan sabda Rasulullah Saw:
"Kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwanya, dan tidak menuntut balasan dari dua hal itu."(3)
Amal ibadah yang paling utama pada bulan Muharram dan Sya'ban adalah puasa, berdasarkan sabda Rasulullah Saw: "Puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram." (4) Dan perkataan A'isyah r.a.:
"Aku dapati Nabi Saw paling banyak berpuasa pada bulan Sya'ban." (5)
Amal ibadah yang paling utama saat mengajarkan orang yang ingin belajar adalah: bersungguh-sungguh untuk mengajarkannya, dan meninggalkan pekerjaan yang lain. Dan ibadah yang paling utama saat wuquf di Arafah adalah: berusaha untuk bermunajat, berdo'a, dan berdzikir, serta tidak berpuasa yang dapat melemahkan tubuh untuk melakukan semua ibadah tadi.
Ibadah yang paling utama pada waktu menjelang subuh adalah: shalat dan istighfar. Berdasarkan firman Allah SWT:
"dan yang memohon ampun di waktu sahur." Ali Imran: 17.
dan amal ibadah yang paling utama saat berbuka adalah: berdoa. Berdasarkan sabda Rasulullah Saw:
"Tiga kelompok orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa saat ia berbuka puasa, ...".(6)
Amal ibadah yang paling utama saat mendengarkan adzan adalah, membalas ucapan adzan tersebut.
2. Memperhatikan Tempat.
Ada beberapa tempat , yang jika dilakukan ibadah di situ, akan mendapatkan pahala dan keutamaan yang lebih besar dibandingkan jika dilakukan di tempat lain. Seperti shalat di Masjidil Haram, setara dengan seratus ribu shalat di tempat lainnya. Shalat di Masjid Nabawi, setara dengan seribu shalat di tempat lainnya. Dan shalat di Masjid Aqsha, setara dengan lima ratus kali shalat di tempat lainnya.
Shalat yang paling utama dilakukan di masjid adalah shalat wajib. Sementara untuk shalat sunnah,yang paling utama adalah jika dillakukan di rumah. Berdasarkan sabda Nabi Saw:
"Shalat yang paling utama bagi seseorang adalah di rumahnya, kecuali shalat wajib."(7)
Dzikir dan berdoa di Shafa dan Marwa lebih utama dari shalat. Thawaf bagi orang yang baru datang dari luar Mekkah lebih utama dari shalat, dan sebaliknya bagi orang Mekkah sendiri. Do'a saat masuk rumah atau keluar dari rumah lebih diutamakan daripada membaca Al Qur'an.
3. Memperhatikan Jenis Ibadah.
Jenis shalat lebih utama dari jenis membaca Al Qur'an. Jenis membaca Al Qur'an lebih dibandingkan jenis dzikir. Jenis dzikir lebih utama dibandingkan jenis do'a. jenis jihad lebih utama dari jenis ibadah hajji. Bahkan di antara satu jenis ibadah sendiri ada perbedaan keutamaan antara satu macam dengan macam yang lain. Misalnya:
"Puasa (sunnah) yang paling utama adalah puasa nabi Daud, yaitu berpuasa satu hari dan berbuka satu hari".(8) Dan
"Shadaqah yang paling utama adalah shadaqah bagi sanak keluarga yang membenci kita." (9)
Dan
"Syuhada yang paling utama adalah yang darahnya ditumpahkan musuh, dan kendaraannya dirusak musuh"(10). Dan
"Dzikir yang paling utama adalah: la ilaha illah Allah, dan doanya yang paling utama adalah: alhamdulillah." (11)
Dan
"Jihad yang paling utama adalah membela kebenaran di hadapan penguasa yang lalim." (12)
4. Memperhatikan Situasi dan Kondisi.
Rasulullah Saw bersabda:
"Jika Allah SWT kagum melihat seorang hamba, niscaya hamba itu tidak akan dihisab."(13)
Kemudian beliau mengabarkan tentang sipat orang-orang yang membuat Allah SWT tertawa. Beliau bersabda:
"Tiga kelompok manusia yang dicintai dan dikagumi oleh Allah SWT dan diberikan kabar gembira oleh-Nya adalah: ..., seseorang yang mempunyai isteri cantik dan peraduan yang nyaman nan indah, kemudian ia bangun di waktu malam untuk beribadah. Terhadap orang tersebut Allah SWT berkomentar: "dia meninggalkan syahwatnya untuk beribadah kepada-Ku, padahal jika ia mau ia dapat terus menikmati tidurnya." Dan orang yang sedang berada dalam perjalanan bersama rombongan, kemudian ia tidak tidur malam kecuali sedikit, dan ia isi akhir malamnya dengan ibadah, baik dalam kesulitan maupun dalam kesenangan."(14)
Ini jika dalam kondisi negara aman. Sedangkan jika dalam kondisi perang, ukurannya lain lagi, berbeda dengan sebelumnya. Oleh karena itu, perlu memperhatikan situasi dan kondisi. Orang yang cerdik adalah orang yang mengetahui amal ibadah yang paling utama di segala situasi dan kondisi. 'Auf bin Harits adalah salah seorang yang cerdik ini. Ketika ia bertanya kepada Nabi Saw pada saat perang Badar, sebagai berikut: "Wahai Rasulullah Saw, apakah yang membuat Rabb-ku tertawa? (maksudnya: apakah amal ibadah yang jika dikerjakan oleh seseorang pada situasi saat ini mencukupi untuk membuat dirinya terbebaskan dari perhitungan akhirat). Nabi Saw menjawab:
"Orang yang menerjang musuh dengan tanpa perisai". Maka dia pun melepaskan baju besi yang ia pakai, kemudian mengambil pedangnya dan segera menyerang pasukan musuh, hingga ia mendapatkan syahid.
Memperhatikan situasi dan kondisi mencakup memperhatikan potensi masing-masing peserta kompetisi dan kelebihan yang mereka miliki. "Orang kaya yang memiliki banyak harta, dan hatinya merasa sayang untuk menyumbangkan hartanya itu: maka shadaqah hartanya dan kerelaan hatinya untuk menyumbangkan hartanya itu lebih utama baginya dibandingkan qiyamullail dan berpuasa sunnah di siang hari. Orang yang pemberani dan kuat, yang ditakuti musuh: keikutsertaannya dalam pasukan jihad walau sebentar, dan berjihad melawan musuh-musuh Allah, baginya lebih utama dibandingkan melaksanakan ibadah hajji, berpuasa, bersedekah dan melakukan ibadah sunnah. Orang yang berpengetahuan, yang mengetahui sunnah Nabi, ilmu halal-haram, dan ilmu tentang mana yang baik dan mana yang tercela menurut agama: baginya bergaul dengan manusia, mengajarkan mereka, dan memberikan mereka nasihat dalam agama, itu lebih utama daripada mengucilkan diri, menghabiskan waktunya untuk shalat, membaca Al Qur'an dan bertasbih. Pejabat pemerintah yang memegang urusan manusia: baginya, duduk sebentar untuk mengurusi perkara masyarakat, membantu orang yang dizhalimi, menjalankan hadd Allah, membantu pihak yang benar, dan melawan pihak yang salah, itu lebih utama baginya dari pada beribadah bertahun-tahun."(15)
Kami tambahkan: amal ibadah yang paling utama bagi orang yang dikuasai oleh sikap masa bodoh terhadap siksaan Allah SWT dan yang tertipu oleh dirinya sendiri adalah: dengan merasa takut kepada Allah SWT. Amal ibadah yang paling utama bagi orang yang dikuasai oleh keputus asaan dan patah harapan dari rahmat Allah SWT adalah: menumbuhkan sikap pengharapan kepada-Nya. Amal yang paling utama bagi orang yang junub adalah: mandi besar. Amal yang paling utama bagi orang yang takut impoten adalah: segera menikah. Amal yang paling utama saat kedatangan tamu adalah: melayani dan menemuinya, dibandingkan wirid yang sunnah. Amal ibadah yang paling utama saat membantu orang yang ditimpa kesulitan adalah: memfokuskan diri untuk membantunya dan menolongnya, dan mementingkan hal itu dibandingkan wirid dan khalwatnya. Amal ibadah yang paling utama saat seorang muslim sakit adalah: menjenguknya. Dan amal ibadah yang paling utama saat kematiannya adalah: menyaksikan jenazahnya. Amal ibadah yang paling utama ... dst.
Catatan kaki:
  1. Hadits diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim dari Abu Hurairah, seperti terdapat dalam Sahih Jami' Shagir, no. 6316.
  2. Hadits diriwayatkan oleh Bukhari, An Nasai dan Ahmad dari Ibnu Abbas.
  3. Hadits diriwayatkan oleh jama'ah, kecuali Muslim dan an Nasai, dan redaksi hadits ini dari Ahmad.
  4. Hadits diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah dan Thabrani, dari Jundub, seperti terdapat dalam Sahih Jami' Shagir, no. 1127.
  5. Hadits diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim dan Abu Daud, seperti terdapat dalam Sahih at Targhib wat Tarhib, no. 1014.
  6. Hadits diriwayatkan oleh Ahmad, ibnu Majah, dan Tirmidzi dari Abu Hurairah, dan disahihkan oleh Ibnu Khuzaimah, seperti terdapat dalam al Muntaqa, no. 513
  7. Hadits diriwayatkan oleh An Nasai, Thabrani, dan Abu Daud, dari Zaid bin Tsabit, seperti terdapat dalam Sahih Jami' Shagir, no. 1128
  8. Hadits diriwayatkan oleh Tirmidzi, dan An Nasai, dari Abdullah bin Umar, seperti terdapat dalam Sahih Jami' Shagir, no. 1131.
  9. Hadits diriwayatkan oleh Ahmad dan Thabrani dari Abu Ayyub, seperti terdapat dalam Sahih Jami' Shagir, no. 1121.
  10. Hadits diriwayatkan oleh Thabrani dasri Abu Umamah, seperti terdapat dalam Sahih Jami' Shagir, no. 1119.
  11. Hadits diriwayatkan oleh Tirmidzi, An Nasai, dan Ibnu Majah, dari Jabir, dan dinilai hasan oleh al Albani, dalam Sahih Jami' Shagir, no. 1115.
  12. Hadits diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Ahmad dan Thabrani dari Abu Umamah, seperti terdapat Sahih Jami' Shagir, no. 1111
  13. Hadits diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Ya'la. Para perawinya tsiqat.
  14. Hadits diriwayatkan oleh Thabrani dalam Al Kabir, dengan sanad hasan, seperti terdapat dalam Sahih at Targhib wa at Tarhiib, no. 650.
'Uddatu as Shaabiriin wa Dzakhiiratu asy Syaakiriin, hal. 105.